Logo UNIMUS
Logo RSAM

Smart Heart : Panduan Mandiri Pasca Rawat

UNIMUS bekerjasama dengan RSUD Dr. H. Abdul Moeloek

"Inovasi Edukasi Digital untuk Pemulihan Jantung yang Optimal"

Silakan Masuk

Masuk Daftar Baru

Smart Heart : Panduan Mandiri Pasca Rawat

Pilih Topik Panduan

Pembatasan Cairan

Hitung batas minum harian agar tidak sesak.

Diet Jantung

Pola makan rendah garam dan lemak.

Jadwal Obat/Reminder

Waktu terbaik minum obat jantung.

Aktivitas Aman

Panduan olahraga ringan pasca rawat.

Tanda Bahaya

Kapan harus segera kembali ke IGD?

Kontak Darurat

Nomor IGD & Lokasi RS.

← Kembali ke Pilihan

💧 Pembatasan Cairan

Penting: Cairan bukan hanya air putih. Pastikan Anda juga menghitung kuah sayur/sup, buah-buahan berair (seperti semangka, melon, jeruk), es batu, kopi, susu, bubur, serta camilan seperti agar-agar, jelly, atau es krim.

🧮 Hitung Batas Minum Anda

Tabel Panduan Cairan Harian (24 Jam)

Catatan: Jumlah ini sudah termasuk air minum, kuah sayur, air buah, kopi/teh, dan susu.

Berat Badan (kg) Batas Cairan Aman Orang Normal (ml/hari) Setara dengan
60 kg1.500 – 1.800 ml± 6 - 7 Gelas Belimbing
61 kg1.525 – 1.830 ml± 6 - 7 Gelas Belimbing
62 kg1.550 – 1.860 ml± 6 - 7 Gelas Belimbing
63 kg1.575 – 1.890 ml± 6 - 7 Gelas Belimbing
64 kg1.600 – 1.920 ml± 7 - 8 Gelas Belimbing
65 kg1.625 – 1.950 ml± 7 - 8 Gelas Belimbing
66 kg1.650 – 1.980 ml± 7 - 8 Gelas Belimbing
67 kg1.675 – 2.010 ml± 8 Gelas Belimbing
68 kg1.700 – 2.040 ml± 8 Gelas Belimbing
69 kg1.725 – 2.070 ml± 8 Gelas Belimbing
70 kg1.750 – 2.100 ml± 8 - 9 Gelas Belimbing
Penting: Jika dokter Anda memberikan instruksi khusus (misalnya ketat di 1.000 ml atau 1.500 ml karena kondisi bengkak parah), selalu ikuti angka dari dokter spesialis jantung Anda.

3 Trik "Sakti" Mengatur Cairan Agar Tidak Haus

Membatasi minum seringkali membuat tenggorokan terasa kering. Coba trik ini:

  1. Gunakan Gelas Kecil: Minum dengan gelas kecil memberikan kesan "penuh" dan frekuensi minum yang lebih sering daripada satu gelas besar sekaligus.
  2. Sensasi Dingin (Es Batu): Jika sangat haus, hisaplah satu kotak kecil es batu. Ini memberikan rasa segar yang lama di mulut dengan jumlah air yang sangat sedikit.
  3. Trik Kumur-Kumur: Berkumurlah dengan air dingin (lalu buang) untuk membasahi mulut yang kering tanpa menambah asupan cairan ke dalam tubuh.

Cara Memantau Cairan di Rumah

Agar tidak kelebihan, siapkan satu wadah/botol besar yang sudah diisi air sesuai jatah harian Anda di tabel atas. Setiap kali Anda minum dari gelas atau makan sayur kuah, kurangi air di botol tersebut. Jika botol habis, artinya jatah Anda hari itu sudah selesai.

Kapan Harus Waspada?

Jika Anda merasa berat badan naik lebih dari 1 kg dalam semalam atau 2-3 kg dalam seminggu, segera hubungi dokter. Itu tandanya ada cairan yang "terjebak" di dalam tubuh.

← Kembali ke Pilihan

🥗 Diet Jantung

Prinsip Dasar Diet Jantung Sehat:

  • Garam: Maksimal 1 sendok teh per hari.
  • Hindari: Gorengan, santan kental, makanan kaleng.
  • Tips: "Ganti garam dengan rempah (bawang/jahe) agar masakan tetap sedap."

1. Gunakan Rumus "Isi Piringku"

Lupakan diet ketat yang menyiksa. Cukup bagi piring makan Anda menjadi tiga bagian utama:

Sayur dan Buah
1/2 Piring: Sayur & Buah

Sayuran dan buah-buahan (Semakin warna-warni, semakin bagus!).

Protein
1/4 Piring: Protein Sehat

Protein sehat (Ikan, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, atau kacang-kacangan).

Karbohidrat
1/4 Piring: Karbohidrat

Karbohidrat kompleks (Nasi merah, ubi, kentang dengan kulit, atau gandum).

2. Kenali Musuh vs Sahabat Jantung

Untuk menjaga pembuluh darah tetap bersih, kita perlu memilih jenis lemak dan bumbu yang tepat:

Batasi (Si Musuh) Pilih (Si Sahabat)
Gorengan & Santan Kental: Bikin pembuluh darah "mampet". Rebus, Kukus, Pepes, atau Panggang: Lebih ringan dan sehat.
Daging Berlemak & Jeroan: Tinggi kolesterol jahat. Ikan (Kembung, Salmon, Tuna): Kaya Omega-3 yang baik buat jantung.
Garam Berlebih: Musuh utama tekanan darah tinggi. Rempah Alami: Gunakan bawang putih, kunyit, atau jahe agar tetap gurih.
Minuman Manis & Soda: Memicu kegemukan dan beban jantung. Air Putih atau Teh Tawar: Hidrasi terbaik tanpa kalori tambahan.

3. Strategi "Cerdik" Belanja & Masak

  • Baca Label: Hindari produk yang mengandung tinggi Natrium/Sodium (Garam) dan Lemak Jenuh.
  • Kurangi Camilan Kemasan: Ganti biskuit atau keripik dengan buah potong atau kacang sangrai tanpa garam.
  • Batasi Garam: Cukup 1 sendok teh per hari untuk seluruh masakan Anda.
Penting: Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter Anda untuk rencana diet yang lebih personal dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
← Kembali ke Pilihan

🏃 Aktivitas & Olahraga Aman

Prinsip "Lampu Lalu Lintas" Aktivitas

🟢 Hijau (Aman): Jalan santai, merapikan tempat tidur. Anda masih bisa bicara lancar.

🟡 Kuning (Hati-hati): Jalan cepat, naik tangga perlahan. Napas sedikit dalam, tapi masih bisa bicara satu kalimat utuh.

🔴 Merah (Berhenti!): Mengangkat beban berat, lari kencang. Berhenti segera jika sesak.

🫀 Six Minute Walk Test (Tes Jalan 6 Menit)

Apa itu 6 Minute Walk Test?
Tes ini digunakan untuk menilai kemampuan fungsional jantung dan paru, terutama pada pasien dengan :.

Tujuan pemeriksaan:

  • Kemampuan aktivitas fisik sehari-hari
  • Toleransi latihan
  • Respons terapi atau rehabilitasi jantung

⏱️ Prosedur singkat:

  • Ukur tanda vital awal (TD, nadi, RR, SpO₂)
  • Pasien berjalan di lintasan datar ±30 meter
  • Durasi: 6 menit
  • Pasien boleh melambat atau berhenti jika lelah
  • Catat jarak tempuh dan keluhan

📊 Interpretasi hasil:

  • > 500 meter → Baik
  • 300 – 500 meter → Sedang
  • < 300 meter → Kapasitas fungsional rendah

Pada pasien dengan fungsi jantung menurun, jarak biasanya lebih pendek dan disertai mudah lelah atau sesak.


⚠️ Indikasi menghentikan tes:

  • Nyeri dada
  • Sesak napas berat
  • SpO₂ turun signifikan (<88%)
  • Pusing atau hampir pingsan
  • Detak jantung sangat cepat atau tidak teratur

💡 Makna klinis:

  • Menentukan derajat keparahan :
  • Memantau hasil rehabilitasi jantung
  • Memprediksi risiko rawat ulang (rehospitalisasi)
← Kembali ke Pilihan

🚩 Tanda Bahaya (Segera ke IGD!)

🚩 Gejala & Tanda :

Gejala Tanda
Tipikal
• Sesak napas
• Orthopneu
• Paroxysmal nocturnal dyspnea
• Penurunan toleransi aktivitas
• Mudah lelah
• Bengkak pergelangan kaki
• Bengkak pada bagian tubuh lain
• Bendopnea

Kurang Tipikal
• Batuk di malam hari
• Mengi
• Kembung
• Berkurangnya nafsu makan
• Perasaan bingung (usia lanjut)
• Depresi
• Berdebar
• Pusing / dizziness
• Pingsan
Spesifik
• Peningkatan tekanan vena jugularis
• Refluks hepatojugular
• Suara jantung S3 (gallop)
• Apeks jantung bergeser ke lateral
• Respirasi Cheyne-Stokes

Kurang Spesifik
• Edema perifer (pergelangan kaki, sakrum, skrotal)
• Krepitasi pulmonal
• Pertambahan berat badan (>2 kg/minggu)
• Penurunan berat badan (stadium lanjut)
• Kaheksia
• Murmur jantung
• Efusi pleura
• Takikardia
• Nadi ireguler
• Takipnea
• Hepatomegali
• Asites
• Ekstremitas dingin
• Oliguria
• Tekanan nadi sempit
← Kembali ke Pilihan

📞 Kontak Darurat

Layanan Darurat (IGD)

Telepon: (0721) 703312

Ambulance Darurat Medis Nasional: 119.

Sediakan nomor ini di kontak cepat HP keluarga Anda.

Lokasi

Jl. Dr. Rivai No.6, Penengahan, Kec. Tj. Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Lampung 35112


📍 Buka di Google Maps

📅 Persiapan Kontrol Poli:

  • Surat Kontrol (SJP).
  • Kartu BPJS & KTP.
  • Sisa obat yang sedang dikonsumsi (untuk diperlihatkan ke dokter).
← Kembali ke Pilihan

⏰ Jadwal Minum Obat / Reminder

💊 Pilih Obat

← Kembali ke Pilihan

⏰ Jadwal Minum Obat/Reminder

Penting: Minumlah obat di jam yang sama setiap hari agar efek perlindungan jantung tetap stabil.

⏰ Waktu Minum Obat Pasien STEMI & NSTEMI

🌅 1. Pagi Hari (06.00 – 08.00)

👉 Waktu paling krusial untuk perlindungan jantung sepanjang hari.

A. Diminum SEBELUM Makan (30-60 menit):

  • Omeprazole: Untuk melindungi lambung dan mengurangi asam lambung.

B. Diminum SESUDAH Makan:

  • Furosemide: Harus pagi agar buang air kecil sering terjadi di siang hari (tidak mengganggu tidur malam).
  • Candesartan: Menjaga tekanan darah tetap stabil saat Anda mulai beraktivitas.
  • Digoxin: Kekuatan pompa jantung (pastikan diminum pada jam yang sama setiap pagi).
  • Antiplatelet: Aspirin, Clopidogrel.
  • Beta-blocker: Bisoprolol, Metoprolol.
  • ACE Inhibitor: Captopril, Ramipril.
  • Ranitidin: (Jika dosis pagi) Untuk menjaga kenyamanan lambung.

Alasan Penting:

  • Furosemide: Menghindari terbangun di malam hari untuk kencing jika diminum terlalu sore.
  • Perlindungan: Menurunkan risiko serangan jantung dan mengontrol irama jantung sejak awal aktivitas.
  • Konsistensi: Memudahkan Anda mengingat semua obat utama dalam satu waktu.

🌤️ 2. Siang Hari (12.00 – 14.00)

👉 Jika obat diresepkan 2–3 kali sehari

Obat yang mungkin diminum:

  • ACE Inhibitor (jika dosis terbagi)
  • Nitrat: Isosorbide dinitrate

Alasan:

  • Menjaga efek obat tetap stabil sepanjang hari
  • Mencegah nyeri dada saat aktivitas

🌙 3. Malam Hari (19.00 – 21.00)

👉 Setelah makan malam / sebelum tidur

Obat yang diminum:

  • Statin: Simvastatin, Atorvastatin

Alasan:

  • Produksi kolesterol paling aktif di malam hari
  • Efektivitas obat lebih optimal

🌃 4. Obat Sewaktu-waktu (PRN)

👉 Hanya jika ada keluhan

Obat:

  • Nitrat (tablet di bawah lidah): Nitroglycerin

Digunakan saat:

  • Nyeri dada muncul

📅 Contoh Jadwal Harian Sederhana

Waktu Obat
PagiAspirin, Clopidogrel, Bisoprolol, Captopril
SiangCaptopril / ISDN
MalamSimvastatin
Nyeri dadaNitroglycerin (jika perlu)

⚠️ Catatan Penting & Tips Praktis:

  • Minum obat di jam yang sama setiap hari
  • Gunakan alarm sebagai pengingat
  • Jangan menghentikan obat tanpa konsultasi
  • Ikuti dosis sesuai resep dokter
  • Obat pagi → setelah sarapan
  • Obat siang → setelah makan siang
  • Obat malam → sebelum tidur
  • Tempel jadwal di dinding / dekat tempat tidur